Minggu, 20 November 2016

Putri Tidur (Part 2)

        Putri Tidur

Wanita tua itu sebenarnya adalah peri tua jahat yang dulu mengutuknya. Saat sang Puteri mencoba alat pintal itu, ia pun dengan sengaja menusukkan jarum pintal ke tangan sang Puteri. Sang Puteri jatuh tak sadarkan diri dan tertidur karena terkena kutukan. Peri tua jahat tertawa puas dan menghilang dalam kegelapan. Saat Raja dan Ratu kembali, mereka dan seluruh pegawai kerajaan kebingungan mencari sang Puteri. Saat mereka menemukannya, Raja tersadar bahwa kutukan peri tua jahat telah menjadi kenyataan. Sang Puteri lalu dibawa ke kamarnya dan dibaringkan di tempat tidurnya. Raja lalu mengirimkan kabar mengenai peristiwa itu ke peri ketujuh yang baik hati.

Peri ketujuh yang baik hati lalu bergegas ke istana. Ia memutuskan untuk menidurkan semua orang di kerajaan itu supaya kelak saat kutukan sang Puteri berakhir mereka semua akan bangun bersama-sama. Dalam waktu singkat pohon-pohon besar dan semak belukar yang lebat dan berduri tumbuh di seluruh wilayah kerajaan, sehingga sangat sulit bagi siapapun untuk menerobosnya. Bahkan puncak-puncak istana pun hanya dapat terlihat ujungnya saja. Karena menjadi sangat tertutup, sang Puteri dan seluruh kerajaan menjadi aman, walaupun mereka semua tertidur. 

Setelah masa seratus tahun berakhir, seorang Pangeran tampan yang kebetulan sedang berburu di dekat wilayah kerajaan itu melihat pucuk-pucuk istana itu. Ia sudah banyak mendengar cerita tentang kerajaan itu, antara lain tentang istana yang dianggap berhantu, para penyihir, dan cerita-cerita lain yang sangat menyeramkan yang sebenarnya tidak benar. Karena penasaran, saat kembali dari berburu sang Pangeran mencari orang tua yang paling bijaksana dan pintar di kerajaan untuk menanyakan tentang kerajaan tetangga yang penuh misteri itu.

Orang tua yang bijaksana itu lalu bercerita bahwa menurut leluhurnya, di dalam istana di kerajaan yang misterius itu terbaring seorang Puteri yang paling cantik di dunia, yang tertidur karena terkena kutukan dari peri tua jahat. Sang Puteri akan terus tidur hingga ada seorang Pangeran yang datang untuk membangunkannya. Pangeran tampan yang pemberani itu lalu bergegas berangkat menuju kerajaan misterius itu. Ia berniat untuk menyelamatkan sang Puteri. Sang Pangeran berjuang menembus semak belukar dan pepohonan untuk dapat mencapai kedalam wilayah kerajaan yang misterius itu.

Sesampainya disana, ia melihat banyak sekali orang dan hewan peliharaan yang terbaring dimana-mana. Tetapi mereka tidak mati, sepertinya mereka hanya tertidur sangat nyenyak.  Pangeran lalu masuk ke dalam istana. Di sana ia pun melihat seluruh pegawai kerajaan yang tertidur pulas. Setelah berjalan-jalan menjelajahi istana itu, sang Pangeran berhasil menemukan sang Puteri di sebuah kamar. Sang Pangeran terpesona oleh kecantikan sang Puteri. Pangeran pun berlutut dan memegang tangan sang Puteri. Saat itulah kutukan berakhir dan sang Puteri membuka matanya. Ia menyambut sang Pangeran yang telah lama ia tunggu dengan bahagia.

Dalam waktu yang bersamaan seluruh penghuni istana dan seluruh kerajaan terbangun. Semak belukar dan pepohonan menghilang. Semua orang kembali mengerjakan urusan mereka masing-masing. Raja dan Ratu juga terbangun dan segera menyambut sang Pangeran dari kerajaan tetangga itu. Tak lama kemudian, sang Puteri dan sang Pangeran tampan menikah. Mereka lalu hidup berbahagia selamanya.

Putri Tidur (Part 1)

             Putri Tidur

Dahulu kala, ada sepasang Raja dan Ratu yang berbahagia, karena setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya Ratu melahirkan seorang Puteri. Raja dan Ratu mengundang tujuh peri untuk datang dan memberkati Puteri yang baru saja lahir itu. Dalam acara megah yang diselenggarakan sebagai penghormatan kepada para peri itu, masing-masing peri memberikan berkat kepada sang Puteri.

Peri pertama mengatakan “Kamu akan menjadi Puteri tercantik di dunia.”Peri kedua mengatakan “Kamu akan menjadi seorang Puteri yang periang.”Peri ketiga mengatakan “Kamu akan selalu mendapatkan banyak kasih sayang.”Peri keempat mengatakan “Kamu akan dapat menari dengan sangat anggun.”Peri kelima mengatakan “Kamu akan dapat bernyanyi dengan sangat merdu.” Peri keenam mengatakan “Kamu akan sangat pintar memainkan alat musik.”

Tiba tiba datang peri tua ke tengah acara itu. Ia sangat marah karena tidak diundang. Semua orang memang sudah lama tidak pernah melihat peri tua itu, dan mengira bahwa ia sudah meninggal atau pergi dari kerajaan itu. Peri tua yang marah itu mendekati sang Puteri dan mengutuknya “Jarimu akan tertusuk jarum pintal dan kamu akan mati!” dan kemudian peri tua itu pun menghilang.

Semua orang sangat terkejut. Ratu pun mulai menangis. Peri ketujuh mendekati sang Puteri dan memberikan berkatnya “Aku tidak bisa membatalkan kutukan, tapi aku dapat memberikan berkatku supaya Puteri tidak akan mati karena terkena jarum pintal, melainkan hanya tertidur pulas selama seratus tahun. Setelah seratus tahun, seorang Pangeran tampan akan datang untuk membangunkannya.”

Raja dan Ratu merasa sedikit lega mendengarnya. Mereka lalu mengeluarkan peraturan baru bahwa di kerajaan itu tidak boleh ada alat pintal satu pun. Mereka menyita dan menghancurkan semua alat pintal yang ada di kerajaan itu demi selamatan sang Puteri. Pada suatu hari disaat Puteri berusia 18 tahun, Raja dan Ratu pergi sepanjang hari. Karena kesepian, sang Puteri berjalan-jalan menjelajahi istana dan sampai di sebuah loteng. Disana ia menjumpai seorang wanita tua yang sedang memintal benang menggunakan alat pintal.  Karena belum pernah melihat alat pintal, sang Puteri sangat tertarik dan ingin mencoba.

Sumber: http://www.ceritaanak.org/index.php/kumpulan-cerita-dongeng-anak/55-cerita-dongeng-anak-putri-tidur?showall=

Beauty and the beast

           Beauty and The Beast

Suatu ketika tersebutlah seorang pedagang yang memiliki tiga putri cantik bernama, Pretty, Sweety, dan Beauty. Suatu hari, ketika pedagang tersebut akan berangkat ke pasar, ke-tiga putrinya meminta sesuatu ketika dia kembali. Pretty memintanya untuk membelikan sebuah gaun cantik, Sweety meminta kalung mutiara tapi Beauty hanya menginginkan setangkai mawar.

Ketika pedagang tersebut menyelesaikan bisnisnya, ia lekas pulang ke rumah. Namun, tiba-tiba badai menerjang yang memaksanya untuk berhenti di perjalanan dan mencari tempat berlindung. Kemudian ia melihat sebuah istana besar tapi ia tidak menjumapi satu orang pun di sana, akhirnya pedangang tersebut pun memutuskan untuk berlindung di istana tersebut.
Di keesokan harinya, ketika badai yang berhembus sudah reda, pedangan tersebut memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulangnya. Saat ingin keluar dari istana, ia melihat setangkai mawar yang sangat cantik yang terdapat di taman istana tersebut. Ingat janjinya kepada Beauty, ia memberanikan diri untuk memetik bunga mawar. Tapi tiba-tiba sesosok binatang buas yang sangat mengerikan keluar. Binatang buas itu marah karena dia menemukan ada seseorang yang berani mencuri mawar miliknya.

Binatang itu ingin membunuh pedagang tersebut. Tapi pedagang itu mengemis untuk meminta maaf padanya. Kemudian ia memberitahu bahwa ia berjanji untuk memberikan setangkai mawar untuk putri bungsunya ketika ia kembali ke rumah.

"Saya akan mengampuni hidup kamu, tetapi dengan satu syarat, bawa anak mu ke saya!" kata yang Binatang buas itu.

Pedagang tersebut datang kembali ke rumahnya dengan wajah tampak sedih. Dia menceritakan kisah itu kepada keluarganya termasuk ke Beauty.

"Ayah, aku akan melakukan apa pun untuk Ayah. Jangan khawatir. Saya akan hidup bersama binatang itu dan menyelamatkan hidup Ayah!" Kata Beauty rela.

Kemudian Beauty mulai hidup dengan binatang buas tersebut di istana tersebut. Pada awalnya, Beauty takut pada binatang buas itu namun kemudian dia tahu bahwa sebenarnya binatang buas tersebut baik hati. Dalam waktu singkat, Beauty dan binatang buas itu menjadi teman baik.

Binatang buas tersebut merasa senang sekali ada wanita yang mau hidup bersamanya. Kesendirian yang bertahun-tahun dialami kini sudah tiada. Suatu hari, Binatang buas tersebut memberanikan diri utuk meminta Beauty untuk menjadi istrinya. Terkejut, Beauty mengatakan tidak kepada pinangan binatang buas itu. Tapi binatang buas tersebut tidak marah akan hal itu. Bahkan di hari berikutnya, sang binatang buas membawakan Beauty cermin ajaib yang bisa melihat keluarganya yang jauh di sana sebagai hadiah untuknya.

Dan suatu hari, ketika Beauty melihat cermin ajaib tersebut dia melihat ayahnya sedang sakit parah. Dia meminta izin kepada binatang buas tersebut untuk membiarkan dia merawat ayahnya. Binatang buas itu tidak bisa menolak permintaan wanita yang dicintainya tersebut. Tapi binatang buas tersebut meminta Beauty harus kembali lagi bersamanya dalam 7 hari. Beauty sangat berterima kasih dan bergegas pulang ke keluarganya dan merawat ayahnya.

Pedagang tersebut jatuh sakit karena patah hati mengetahui putrinya bungsu yang sangat dicintainya pergi dan hidup bersama binatang buas karena ingin melindungi dia, ayahnya. Ketika Beauty tinggal bersamanya, kondisi pedagang itu mulai membaik. Namun, Beauty lupa akan janjinya untuk kembali ke istana dalam 7 hari. Di malam hari, Beauty bermimpi buruk. Dia bermimpi bahwa sang binatang sedang sekarat.

Beauty takut, maka ia memutuskan untuk kembali ke istana dengan segera. Di istana, dia menemukan binatang tersebut terbaring di tanah dengan mata yang tertutup. Beauty sedih, kemudian dia memeluk binatang tersebut dan mengatakan bahwa dia akan menikahnya. Tiba-tiba keajaiban terjadi. Binatang buas tersebut secara ajaib berubah menjadi seorang pria tampan.

"Sebenarnya, saya adalah seorang pangeran dari istana ini. Seorang penyihir jahat mengubah saya menjadi binatang dan hanya cinta sejati dari gadis yang bersedia menerima saya apa
adanya yang bisa mengubah saya kembali normal. Kemudian Beauty dan pangeran menikah dan hidup senang di istana selamanya.

sumber:http://www.zonasiswa.com/2014/02/kisah-dongeng-beauty-and-beast-si.html?m=1

Snow White

                   Snow White
            
Dahulu kala hiduplah seorang putri cantik dengan kulit yang terang (putih) dan mata biru. Dia begitu putih sehingga ia diberi nama Putri Salju. Ibunya meninggal saat Putri Salju masih bayi dan ayahnya menikah lagi. Ratu ini sangat cantik tapi dia juga sangat kejam.
Ibu tirinya (putri salju) yang jahat ingin menjadi wanita yang paling cantik di kerajaan dan dia sering bertanya kepada cermin sihirnya, "Cermin! Cermin di dinding! Siapa yang tercantik dari mereka (perempuan di seluruh kerajaan)semua? "Dan cermin ajaib berkata," Kamu, Yang Mulia! "Tapi suatu hari, cermin itu menjawab," Putri salju adalah yang tercantik  dari mereka semua! "Ratu jahat sangat marah dan cemburu kepada Putri Salju. Dia memerintahkan pemburu untuk membawa Putri Salju ke hutan dan membunuhnya. "Aku ingin kau membawa kembali hatinya," perintahnya. Tapi ketika pemburu mencapai hutan dengan putri salju, dia merasa kasihan padanya dan membebaskannya. Dia membunuh rusa dan mengambil hatinya untuk ratu jahat dan mengatakan kepadanya bahwa ia telah membunuh Putri Salju. Putri Salju pun kemudian mengembara di hutan sepanjang malam, menangis.
Ketika menjelang siang, dia datang ke sebuah pondok kecil dan masuk ke dalam. tidak ada seorangpun disana (di dalam pondok), tapi dia menemukan tujuh piring di atas meja dan tujuh tempat tidur kecil di kamar tidur. Dia memasak makanan yang enak dan membersihkan rumah dan kelelahan, akhirnya tidur di salah satu tempat tidur kecil. Pada malam hari, tujuh kurcaci yang tinggal di pondok pulang dan menemukan Putri Salju tidur. Ketika ia bangun dan mengatakan kepada mereka kisahnya, tujuh kurcaci memintanya untuk tinggal bersama mereka. Ketika kurcaci pergi, Putri Salju akan membuat makanan lezat untuk mereka. Para kurcaci mencintainya dan menyayanginya. Setiap pagi, ketika mereka meninggalkan rumah, mereka memerintahkan dia untuk tidak pernah membuka pintu untuk orang asing.
Sementara itu, di istana, ratu jahat kembali bertanya, "Cermin! Cermin di Siapa yang tercantik dari merekKam
Cermin menjawab, Putri salju adalah yang tercantik dari mereka semua! Dia tinggal dengan tujuh kurcaci di hutan! "Si ibu tiri jahat sangat marah. Dia sebenarnya adalah  seorang penyihir yang tahu bagaimana membuat ramuan sihir. Dia sekarang membuat ramuan beracun dan mencelupkan apel merah mengkilap ke dalamnya. Lalu ia menyamar sebagai seorang wanita petani tua dan pergi ke hutan dengan apel. Dia mengetuk pintu pondok dan berkata "Wahai anak kecil! Biarkan aku masuk! Lihat apa yang saya punya untuk (diberikan kepada) Anda! "Kata Putri salju," Saya sangat menyesal, wanita tua, saya tidak boleh membiarkan Anda masuk! Tujuh kurcaci telah mengatakan kepada saya untuk tidak berbicara dengan orang asing! "Tapi kemudian, Putri Salju melihat apel merah mengkilap, dan membuka pintu. Si penyihir jahat menawarinya apel dan ketika ia mengigit sedikit bagian dari apel tersebut Putri Salju jatuh dan akhirnya ter tidur nyenyak. Ibu tiri yang jahat kembali ke istana dan bertanya kepada cermin, "Cermin! Cermin di dinding! Siapa yang tercantik dari mereka semua? "Jawab Cermin,"Kamu, Yang Mulia! "Dan dia sangat senang.
Ketika tujuh kurcaci datang ke rumah, mereka menemukan Putri Salju tergeletak di lantai, mereka sangat marah. Mereka menangis sepanjang malam dan kemudian membangun sebuah peti kaca untuk Putri Salju. Mereka menyimpan peti kaca tersebut di depan pondok. Suatu hari, Pangeran Tampan akan melewati pondok dan ia melihat Putri Salju berbaring di peti mati. Dia mengatakan kepada para kurcaci, "oh! oh! Dia begitu cantik! Saya ingin menciumnya! "Dan dia melakukannya. Segera, Putri Salju membuka matanya. Dia hidup kembali! Sang pangeran dan tujuh kurcaci sangat senang. Si Pangeran yang tampan pun  menikahi  Putri Salju dan membawanya ke istananya dan hidup bahagia selamanya.

sumber: http://inggrisfhfg.blogspot.com/2014/03/cerita-snow-white-dalam-bahasa-inggris.html?m=1

Aesop


AESOP

Aesop 
620 - 560 sebelum masehi
Aesop (diucapkan Æsop, dari bahasa Yunani Αá¼´σωπος—Aisōpos) dikenal karena cerita-cerita fabel yang dianggap berasal dari dia. Berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subyek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam drama anak-anak dan kartun.
Umumnya yang kita kenal sebagai Aesop fabel adalah kumpulan cerita dari berbagai macam sumber yang berasal dari pengarang yang hidup sebelum Aesop ada.
Aesop sendiri dikatakan mengarang banyak cerita fabel yang kemudian diceritakan turun-temurun dari mulut ke mulut. Socrates (salah satu pemikir di jaman kuno) diperkirakan menghabiskan waktunya saat di penjara dengan mengubah Aesop fabel ke dalam bentuk sajak. Banyak filsuf dan pemikir-pemikir di jaman setelah Aesop menyatukan kembali kumpulan cerita tersebut di tahun 300 sebelum masehi, yang kemudian di terjemahkan ulang ke bahasa latin sekitar tahun 25 sebelum masehi oleh filsuf lain. Cerita fabel dari kedua koleksi kemudian disatukan adn diterjemahkan ulang ke bahasa Yunani kembali sekitar tahun 230 setelah masehi, dengan beberapa tambahan cerita fabel yang dimasukkan dan kemudian di terjemahkan lagi ke bahasa Arab dan bahasa lain. Kumpulan cerita tersebut selanjutnya diperkaya dengan cerita-cerita tambahan dari kebudayaaan Arab dan lainnya.
Kehidupan Aesop sendiri kurang jelas. Dia diperkirakan hidup sebagai budak (pelayan) di Samos sekitar tahun 550 SM, dan asal tempat kelahirannya pun tidak jelas, walaupun banyak negara sekarang yang mengaku bahwa Aesop lahir di negara tersebut.

Kamis, 17 November 2016

Jack and The Beanstalk


Jack and The Beanstalk


Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang anak laki-laki yang bernama Jack. Ia tinggal di rumah dengan ibunya. Hidup mereka sangat memprihatinkan, dan harta yang mereka miliki hanyalah seekor sapi tua yang produksi susunya mulai berkurang. Hingga suatu hari, ibu menyuruh Jack pergi ke pasar untuk menjual sapi mereka satu-satunya itu. Uang hasil penjualan sapi tersebut nantinya akan digunakan untuk membeli biji gandum dan kemudian akan menanamnya di ladang belakang rumah mereka.
Keesokan harinya, Jack pergi ke pasar untuk menjual sapinya. Di tengah perjalanan menuju ke pasar, Jack bertemu dengan seorang kakek. Kakek tersebut lalu menyapa Jack. “Hai nak, mau dibawa kemana sapi itu?” Lalu Jack menjawab,”Aku mau menjual sapi ini ke pasar Kek”. Setelah mendengar jawaban Jack, kakek itu lalu menawarkan untuk menukar sapinya dengan sebutir kacang. “Maukah engkau menukar sapimu dengan kacang ajaib ini?”, kata kakek itu. “Apa, menukar sebutir kacang dengan sapiku?” kata Jack terkejut. “Jangan menghina, ya! Ini adalah kacang ajaib. Jika kau menanamnya dan membiarkannya semalam, maka pagi harinya kacang ini akan tumbuh sampai ke langit, kata kakek itu menjelaskan. “Jika begitu baiklah,” jawab Jack.
Sesampainya di rumah, Jack menceritakan semuanya kepada ibunya. Setelah mendengar cerita Jack, ibu sangat terkejut dan marah. “Bagaimana bisa kau tukar sapi itu dengan sebutir biji kacang ini? Bagaimana mungkin kita hidup hanya dengan sebutir biji kacang?” Saking marahnya, sang Ibu melempar biji kacang tersebut keluar jendela. Tapi apa yang terjadi keesokan harinya? Ternyata ada pohon raksasa yang tumbuh sampai mencapai langit. “Wah, ternyata benar apa yang dikatakan oleh kakek itu, gumam Jack”. Lalu dengan hati-hati ia langsung memanjat pohon raksasa itu. “Aduh, mengapa tidak sampai juga ke ujung pohon ya?” kata Jack dalam hati.
Tidak berapa lama kemudian, Jack melihat ke bawah. Ia melihat rumah-rumah menjadi sangat kecil. Akhirnya Jack sampai ke awan. Di sana ia bisa melihat sebuah istana yang sangat besar sekali. “Aku haus dan lapar, mungkin di istana itu aku menemukan makanan,” gumam Jack. Sesampainya di depan pintu istana, ia mengetuknya dengan keras. “Kriek…” pintu yang besar itu terbuka. Ketika ia menengadah, muncul seorang raksasa wanita yang besar. “Ada apa nak?”, kata wanita itu. “Selamat pagi, saya haus dan lapar, bolehkah saya minta sedikit makanan?” Wah, kau anak yang sopan sekali. Masuklah! Makan di dalam saja, ya!” kata wanita itu ramah.
Ketika sedang makan, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang keras, Duk Duk! Ternyata suami wanita itu yang datang. Ia adalah Raksasa Pemakan Manusia. Dengan cepat wanita itu berkata pada Jack. “Nak, cepatlah sembunyi! Suamiku datang.” “Huaaa…. Aku pulang. Cepat siapkan makan!” teriak raksasa itu. Jack menahan nafas di dalam tungku. Raksasa itu tiba-tiba mencium bau manusia. Lalu ia mengintip ke dalam tungku. Cepat-cepat istrinya berkata,”Itu bau manusia yang kita bakar kemarin. Sudahlah tenang saja. Ini makanannya sudah siap.”
Setelah makan, raksasa mengeluarkan pundi-pundi yang berisi uang emas curiannya, setelah lama menghitung dia merasa sangat capek. Tak berapa lama kemudian raksasa itu akhirnya tertidur karena lelah. Melihat hal itu, Jack segera keluar dari persembunyiannya. Sebelum pulang, ia mengambil uang emas hasil curian si raksasa itu sambil berjalan mengendap-endap menuju pohon kacang. Jack terus menuruni pohon kacang dan akhirnya sampai di rumah. “Ibu… lihatlah emas ini. Mulai sekarang kita jadi orang kaya.” “Tak mungkin kau mendapat uang sebanyak ini dengan mudah. Apa yang kamu lakukan?” Lalu Jack menceritakan semua kejadian pada ibunya. “Kau terlalu berani Jack! Bagaimana jika raksasa itu datang untuk mengambilnya kembali,” kata ibunya dengan kuatir. Semenjak mendapatkan uang emas, tiap harinya Jack hanya bersantai-santai saja dengan uang curiannya. Tidak berapa lama, uang hasil curiannya pun habis. Jack kembali memanjat pohon kacang, untuk menuju ke istana. “Eh kau datang lagi. Ada apa?” kata istri raksasa itu. “Selamat siang Bu. Karena saya belum makan dari pagi, perutku jadi lapar sekali.” Ibu yang baik itu diam saja, tapi ia tetap memberi Jack makan siang. Tiba-tiba…. Duk Duk Duk! Terdengar suara langkah kaki raksasa. Seperti dulu, Jack kembali bersembunyi di tungku.
Setelah masuk ke rumahnya, raksasa itu makan dengan lahapnya. Setelah itu ia meletakkan ayam hasil curiannya ke atas meja sambil berkata, “Ayam, keluarkan telur emasmu.” Lalu ayam itu berkokok, “kukuruyuuk….,” ia mengeluarkan sebutir telur emas. Raksasa merasa puas, ia minum sake sampai akhirnya tertidur. “Telur emas? Wah hebat!” pikir Jack. Diam-diam ia menangkap ayam itu dan cepat-cepat lari pulang ke rumah. Dengan ayam petelur emasnya, Jack menjadi orang yang malas dan suka bersantai-santai saja. Karena tiap hari ayam itu mengeluarkan telur lebih dari seharusnya, ayam itu pun akhirnya mati. Jack merasa bingung, karena persediaan duitnya kian menipis. Akhirnya Jack memutuskan untuk kembali lagi ke istana raksasa itu. Dan lagi-lagi ia bersembunyi di tungku, ketika raksasa laki-laki pulang sambil membawa harpa. Sambil minum sake, raksasa berkata,” Hai harpa, mainkan sebuah melodi yang indah.” Keajaiban pun terjadi, harpa itu memainkan sendiri sebuah melodi indah. Raksasa pun mulai tertidur dengan pulas setelah mendengarkan merdunya musik yang dimainkan harpa itu.
Seperti biasanya, Jack mulai beraksi pada saat raksasa tertidur. Jack lalu keluar dari persembunyiannya, dan langsung menuju meja tempat harpa diletakkan. Tapi saat Jack akan mengambil harpa, tiba-tiba saja ada sesuatu yang mengejutkan. Harpa itu berteriak dengan keras, “Tuanku, ada pencuri…!!!” Raksasa itu pun terbangun. Ia segera mengejar Jack yang berlari sambil membawa harpa milik raksasa itu. Raksasa terus mengejar, menuruni pohon kacang. Ketika hampir sampai di bawah, Jack berteriak dengan suara keras. “Ibuu…. Ambilkan kapak dari gudang! cepat! cepat! Betapa terkejutnya sang Ibu melihat sosok raksasa yang datang mengejar Jack, ia gemetar karena amat takut. Begitu turun dari pohon, Jack segera menebang pohon kacang itu dengan kapaknya.
Dengan suara yang keras, pohon kacang rubuh. Raksasa itu pun jatuh ke tanah, dan mati. Ibu sangat lega melihat Jack selamat. Sambil mengangis ia berkata : “Jack, jangan lagi kau melakukan hal yang menyeramkan seperti ini. Betapapun miskinnya kita bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Dengan bersyukur kepada Tuhan, pasti kita berdua akan hidup dengan baik.” “Maafkan saya Ibu, mulai sekarang saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh, kata Jack pada Ibunya.” Sejak saat itu, Jack bekerja dengan rajin setiap harinya. Dengan ditemani harpa yang memainkan melodi-melodi indah yang menambah semangat kerja Jack.

Sumber:http://gudangnyacerita.blogspot.co.id/2009/09/jack-and-beanstalk.html

The Fox and zthe Crow



Hasil gambar untuk gambar the fox and the crow

The Fox and The Crow

A fox saw a crow flying with a piece of cheese in its beak and perched on top of a tree.

"That's for me, the Fox muttered," and he was walking toward the tree trunk.

"Good afternoon beautiful Crow, the fox praised." How beautiful you today, how slick your feathers is, It's very beautiful light eyes, I am sure your voice is more beautiful than the other birds. Let me listen to one song from you, and I will greet you as the Queen of Birds. "

Crows and even then began to lift his head and tried to sing as good as possible but when he opened his mouth, the cheese in its mouth fell to the ground, at once the fox captured the falling cheese.
Hasil gambar untuk gambar the fox and the crow
"Haha, That's what I would do, that's what I want, in exchange for your cheese, I'll give you advice, for the future, that do not immediately believe the person who gives you a compliment.



Rubah dan Burung Gagak

Hasil gambar untuk gambar the fox and the crow

Seekor rubah melihat seekor burung gagak terbang dengan membawa sepotong keju di paruhnya dan hinggap di atas sebuah pohon.

"Itu untukku, guman si Rubah," dan diapun berjalan mendekati batang pohon itu.

"Selamat siang Gagak yang cantik, si Rubah memuji." Betapa cantiknya kamu hari ini, Betapa mengkilapnya bulumu, Sungguh sangat indah sinar matamu, Saya yakin suaramu lebih indah dari burung burung yang lain. Ijinkan saya mendengarkan satu lagu darimu, dan saya akan menyapa kamu dengan sebutan si Ratu Burung."

Burung gagak itupun mulai mengangkat kepalanya dan mencoba bernyanyi sebaik mungkin tetapi ketika dia membuka mulutnya, keju yang ada dimulutnya jatuh ke tanah, dengan seketika si Rubah menangkap keju yang jatuh tersebut.
Hasil gambar untuk gambar the fox and the crow

"Haha, Itulah yang akan saya lakukan, itulah yang saya inginkan, sebagai pertukaran dengan kejumu, Saya akan memberimu nasehat, untuk dimasa yang akan datang, bahwa jangan langsung percaya kepada orang yang memberimu pujian.